Make cloning hdd with dd command

Cloning a partition

From physical disk /dev/sda, partition 1, to physical disk /dev/sdb, partition 1.

dd if=/dev/sda1 of=/dev/sdb1 bs=4096 conv=notrunc,noerror,sync

If output file of (sdb1 in the example) does not exist, dd will start at the beginning of the disk and create it.
Cloning an entire hard disk

From physical disk /dev/sda to physical disk /dev/sdb

dd if=/dev/sda of=/dev/sdb bs=4096 conv=notrunc,noerror,sync

This will clone the entire drive, including MBR (and therefore bootloader), all partitions, UUIDs, and data.

-notrunc or ‘do not truncate’ maintains data integrity by instructing dd not to truncate any data.
-noerror instructs dd to continue operation, ignoring all read errors. Default behavior for dd is to halt at any error.
-sync writes zeroes for read errors, so data offsets stay in sync.
-bs=4096 sets the block size to 4k, an optimal size for hard disk read/write efficiency and therefore, cloning speed.

Backing up the MBR

The MBR is stored in the the first 512 bytes of the disk. It consist of 3 parts:

The first 446 bytes contain the boot loader.
The next 64 bytes contain the partition table (4 entries of 16 bytes each, one entry for each primary partition).
The last 2 bytes contain an identifier

To save the MBR into the file “mbr.img”:

# dd if=/dev/hda of=/mnt/sda1/mbr.img bs=512 count=1

To restore (be careful : this could destroy your existing partition table and with it access to all data on the disk):

# dd if=/mnt/sda1/mbr.img of=/dev/hda

If you only want to restore the boot loader, but not the primary partition table entries, just restore the first 446 bytes of the MBR:

# dd if=/mnt/sda1/mbr.img of=/dev/hda bs=446 count=1

To restore only the partition table, one must use

# dd if=/mnt/sda1/mbr.img of=/dev/hda bs=1 skip=446 count=64

You can also get the MBR from a full dd disk image.

#dd if=/path/to/disk.img of=/mnt/sda1/mbr.img bs=512 count=1

Source : https://wiki.archlinux.org/index.php/Disk_Cloning

Daftar Software Gratis untuk Hosting (billing&Support)

List software untuk latihan / referensi daripada menggunakan software bajakan bisa coba software2 berikut.

Billing

  1. AgileBillwebsite |download (3.2mb)
    Versi terakhir: 1.4.95 / Maret 2009
    Lisensi: OPEN AGILEBILL LICENSE V1.4
  2. cpCreatorwebsite | download (1.69mb)
    Versi terakhir: 2.7.1 / Okt 2007
    Lisensi: Creative Common 3.0 Attribution-No Derrivative
  3. Freesidewebsite | download (3.4mb)
    Info: agak rumit, sudah termasuk sistem support/tiket
    Versi terakhir: 1.7.3 / Mei 2008
    Lisensi: GNU AGPL 3
  4. PHPCoinwebsite | download
    Versi terakhir: 1.6.4 (versi gratis) / Agustus 2009
    Lisensi: ?
  5. The Hosting Toolwebsite | download (3.5mb)
    Versi terakhir: 1.2 / September 2009
    Lisensi: GNU GPL 3

Support

  1. Cerberus Helpdesk (Community Edition)website | download (9.1mb)
    Versi terakhir: 4.2.3 / Agustus 2009
    Lisensi:
  2. Collabtivewebsite | download (5.8mb)
    Versi terakhir: 0.6 / Juni 2009
    Lisensi: GPL
  3. Drupal + moduleswebsite | download: modul Case Trackermodul Project issue trackingmodul Helpdeskmodul Jobtrack
    Versi terakhir: 6.14 / September 2009 – modul: variatif
    Lisensi: GPL
  4. eTicketwebsite | download (<300kb)
    Versi terakhir: 1.7.3 / Oktober 2008
    Lisensi: http://www.eticketsupport.com/about/license.php
  5. IRM (Information Resource Manager)website | download (2.3mb)
    Versi terakhir: 1.6 b3 / Oktober 2007
    Lisensi: ?
  6. MantisBTwebsite | download (2.3mb)
    Versi terakhir: 1.1.8 / Juni 2009
    Lisensi: GPL
  7. OTRS (Open Ticket Request System)website | download (15mb)
    Versi terakhir: 2.4.4 / September 2009
    Lisensi: GPL
  8. osTicketwebsite | download (337kb)
    Versi terakhir: 1.6RC5 / Juni 2009
    Lisensi: GPL
  9. SmarterTicketwebsite | download
    Keterangan: Utk Windows Server/ASP, sudah tidak dikembangkan lagi
    Versi terakhir: 2.7.3202 / Oktober 2008
    Lisensi:
  10. Trellis Deskwebsite | download (1mb)
    Versi terakhir: 1.0.1 / Mei 2009
    Lisensi:
  11. XOOPS + xHelp modulewebsite | download (5.7mb) & xhelp (<300kb)
    Versi terakhir: 2.4.0RC / September 2009 &
    Lisensi: GPL
  12. LiveZilla
    Versi terakhir : 3.1.8.3
    Lisensi : Free
    URL Resmi : http://www.livezilla.net
  13. Hosting Support Gratis (Free Hosted Support)
    Comm100
    Versi Terakhir : 2.0
    Lisensi : Free
    URL Resmi : http://www.comm100.com
  14. Trellis Desk
    Url resmi :www.accord5.com/trellis

Web Hosting panel

  1. Webmin
  2. Virutalmin
  3. Kloxo
  4. DTC
  5. ISPConfig
  6. VHCS
  7. ISCP Omega
  8. SysCP
  9. GNUPanel
  10. EHCP
  11. OpenPanel
  12. Baifox

Cara Mencegah dan Mendeteksi Serangan DDOS di Server VPS

DDOS (denial-of-service attacks) adalah jenis serangan terhadap sebuah komputer atau server di dalam jaringan internet dengan cara menghabiskan sumber (resource) yang dimiliki oleh komputer tersebut sampai komputer tersebut tidak dapat menjalankan fungsinya dengan benar sehingga secara tidak langsung mencegah pengguna lain untuk memperoleh akses layanan dari komputer yang diserang tersebut.

Dalam sebuah serangan Denial of Service, si penyerang akan mencoba untuk mencegah akses seorang pengguna terhadap sistem atau jaringan dengan menggunakan beberapa cara, yakni sebagai berikut:

  • Membanjiri lalu lintas jaringan dengan banyak data sehingga lalu lintas jaringan yang datang dari pengguna yang terdaftar menjadi tidak dapat masuk ke dalam sistem jaringan. Teknik ini disebut sebagai traffic flooding.
  • Membanjiri jaringan dengan banyak request terhadap sebuah layanan jaringan yang disedakan oleh sebuah host sehingga request yang datang dari pengguna terdaftar tidak dapat dilayani oleh layanan tersebut. Teknik ini disebut sebagai request flooding.
  • Mengganggu komunikasi antara sebuah host dan kliennya yang terdaftar dengan menggunakan banyak cara, termasuk dengan mengubah informasi konfigurasi sistem atau bahkan perusakan fisik terhadap komponen dan server.

Salah satu serangan mematikan dan menjadi suatu momok yang paling di benci oleh salah adminstrasi web jaringan adalah DDOS.

Read More »

Cara Install ClearOS dan configurasi di server

  • Untuk download ISO ClearOS 5.2 di link : http://download.clearfoundation.com/clearos/enterprise/5.2/iso/clearos-enterprise-5.2-service-pack-1.iso
  • jika sudah di download silahkan di burning ke cd /dvd atau di booting ke flashdisk.

untuk tutorial instalasinya bisa dilihat di :

  • Nah sekarang jika instalasinya sudah selesai , maka jika anda ingin supaya server nya bisa di akses dari jauh misal melalui putty (ssh) atau browser silahkan ikuti petunjuk berikut ini :
  • pastikan konfiguarasi untuk ip nya sudah benar seperti gambar berikut : aksesnya Network >> Setting >> IP settings

os1

  • kemudian konfigurasi untuk portnya , anda masuk ke menu Network >> Firewall >> Incoming
  • kemudian buat / add firewall rule baru isi nya

1. standar service = SSH , nickname = putty ( terserah anda ), port = 22
2. standart service = webconfig, nickname = webconfig ( terserah anda ), port = 81

jika sudah maka akan seperti gambar berikut :
os2

  • jika sudah selesai tinggal di coba akses :

1. lewat putty ( ssh ) , buka putty nya kemudian masukan ip public server nya misal 111.68.12.14 , port nya 22
2. lewat browser , tinggal ketikan https://111.68.12.14:81 ( ingat harus dengan https )

semoga dapat membantu 🙂

Cara Install dan Configurasi Openvpn server di vps centos

Cara Install dan Configurasi Openvpn server di vps centos

Untuk persyaratan nya sbb :

1. CentOS 5 32bit OS , minimal
2. TUN / TAP perangkat diaktifkan pada VPS Anda
3. NAT iptables dukungan
4. Putty ( untuk akses ssh )
5. Winscp ( untuk download + upload file dari vps )

NB :Anda akan harus membuka tiket untuk meminta kepada IT support supaya perangkat TUN / TAP harus diaktifkan pada VPS Anda.

vzctl stop YOUR_VEID
vzctl set YOUR_VEID --devices c:10:200:rw --save
vzctl set YOUR_VEID --capability net_admin:on --save
vzctl start YOUR_VEID
vzctl exec YOUR_VEID "mkdir -p /dev/net; mknod /dev/net/tun c 10 200; chmod 600 /dev/net/tun"
# iptables support
vzctl stop YOUR_VEID
vzctl set YOUR_VEID --iptables ipt_REJECT --iptables ipt_tos --iptables ipt_TOS --iptables ipt_LOG --iptables ip_conntrack --iptables ipt_limit --iptables ipt_multiport --iptables iptable_filter --iptables iptable_mangle --iptables ipt_TCPMSS --iptables ipt_tcpmss --iptables ipt_ttl --iptables ipt_length --iptables ipt_state --iptables iptable_nat --iptables ip_nat_ftp --save
vzctl start YOUR_VEID

Pastikan mereka akan mengganti ‘YOUR_VEID’ dengan VEID VPS Anda dan Anda akan siap untuk roll

Langkah langkah Untuk setting openvpn sbb :

<< Connect via putty ke ssh server

  • buka putty / commandline untuk masuk ke root server dengan ssh
  • kemudian masukan user + password
  • pastikan vps anda sudah bisa download / terkoneksi internet.

<< Install openvpn server

ketikan command berikut :

wget http://vpsnoc.com/scripts/install-openvpn.sh
chmod +x install-openvpn.sh
./install-openvpn.sh

atau

rpm -Uvh http://download.fedora.redhat.com/pub/epel/5/i386/epel-release-5-4.noarch.rpm
yum update
yum install openvpn

Read More »