Tips Efisiensi Penggunaan Hosting

Mungkin anda sudah paham mengenai apa itu hosting , Hosting merupakan tempat / wadah dari suatu domain . fungsi hosting bila di analogikan , misal seperti kartu provider ( xl ,simpati,three,m3 dll ) dengan device handphone. nah disini kartu provider adalah domain nya , sedangkan device handphone adalah hosting . jadi fungsi hosting adalah untuk tempat / wadah dari data web , database , data e-mail dan data lain nya dari domain anda.

Disini yang akan saya bahas mengenai tips penggunaan hosting agar lebih efisiensi .

1. Agar lebih efisien 1 hosting cukup untuk 1 domain

jika 1 hosting di pake oleh banyak domain , maka ketika salah satu domain anda terhack , semuanya akan ikut terhack karena berada dalam 1 hosting

2. Jika menggunakan add on domain cukup menambahkan 1 add on domain di hosting tersebut

Jika anda menambahakan banyak add on dalam 1 hosting maka biasanya hal2 berikut dapat terjadi :

  • load ke web anda akan lemot bahkan sulit, karena penggunaan resource memory berlebihan di hosting tersebut
  • jika 1 add on domain ke hack , maka semua nya akan ikut terhack
  • dapat membuat hosting anda cepat over quota ( kelebihan kapasitas / over space )
  • Dapat membuat Bandwidth hosting anda cepat habis dan bahkan bisa over limit BW nya

semoga dapat membantu 馃檪

Solusi menggunakan 1 domain di 2 hosting dengan fungsi (e-mail dan web) yang berbeda dan provider yang berbeda

Misalkan anda memiliki 1 ( satu ) domain , kemudian memiliki 2 hosting yang berbeda provider. Nah anda misal ingin menggunakan hosting yang pertama untuk data email dan hosting yang kedua untuk data website / isi website nya. mungkin anda berfikir sulit uutuk menggunakan 1 domain untuk 2 hosting tersebut yang berbeda fungsi tiap hosting nya.


misal :

nama domain :

hosting :
1. hosting A , ip server :
2. hosting B , ip server :

Name Server (NS) provider
1. hosting A >> &
2. hosting B >> &

fungsi :

1. hosting A untuk e-mail / webmail
2. hosting B untuk data website / isi website

Setting NS ( Name Server ) domain

Untuk Name Server domain nya di arahkan ke NS hosting A yaitu dan

Setting A record Domain

  • login ke cpanel hosting A
  • kemudian pilih menu Advanced DNS Zone Editor
  • kemudian edit di bagian record untuk ip server nya ( masukan ip server hosting B ) 14400 IN A

jadi 14400 IN A

kemudian buat record baru ( add new record )
Type: A
Address: ( address nya = ip server hosting A)

Sekarang tinggal di Test ( untuk setting record ini di butuhkan waktu propagasi maksimal 1×24 jam )

test domain :

masuk ke cmd ( command promt pc / laptopnya) , kemudian ketikan command berikut


kemudian enter , jika sudah mengarah ke ip hosting B ( ip = ) berarti sudah benar dan sudah resolve

untuk test webmail nya :

untuk akses webmail harus melalu ip server
jadi jika hosting A menggunakan cpanel , maka akses webmail nya

dan apabila hosting A menggunakan Spanel
maka tanyakan ke support hosting A , cara untuk akses webmail dari temporary IP

akses mail dari outlook / thunderbird / mail client yang lain

gunakan host (outgoing dan incoming) : / ip server hosting A

Kesimpulan :

Jika Settingan nya sukses, maka domain sudah mengarah ke hosting B dan akses mail tetep di hosting A

semoga dapat membantu 馃檪

Cloudlinux (CageFS) make your share hosting safe

Cloudlinux (CageFS) make your share hosting safe


CloudLinux was founded in 2009 to address the distinctive needs of web hosting providers. The company鈥檚 headquarters is in Princeton, New Jersey, and its development team, which is composed of employees with an appreciable proficiency in the hosting business, is based in Donetsk, Ukraine. CloudLinux is a stable privately funded company geared toward providing the ideal OS to make even the most intricate and divergent hosting needs more straightforward and less complicated.


Cleaning up a hacked server is a nightmare. Yet, defacement and hacked accounts is something hosters battle on a daily basis. Beyond taking your support team’s time, it also tarnishes your company image and causes customers to leave in droves.The main reason hacking is so easy on shared hosting servers is because Linux was never meant to be used by a large number of not vetted users. It is too easy for a hacker to obtain an account on your server (by using a stolen credit card and signing up or by abusing some outdated script one of your customers has not updated for years). After that, a hacker has inside access to the server and can begin poking around, finding low hanging fruit and hacking your server.

CloudLinux stops that. With our CageFS and SecureLinks technologies, users are virtualized to their own file systems, preventing any individual user from seeing any other users on the server.

Beyond that we

路 Allow user access only to safe files
路 Remove user’s access to ALL SUID scripts
路 Limit customer’s access to /proc filesystem
路 Prevent symbolic links attacks
路 Customer can see only his or her own processes

All that without the need for the customer to change his or her scripts or to adjust anything at all. CageFS is completely transparent for the end user, yet impregnable to a hacker.

How To Install

To install CageFS:

$ yum install cagefs
$ /usr/sbin/cagefsctl –init

That last command will create skeleton directory that might be around 7GB in size. If you don’t have enough disk space in /usr/share, use following commands to have cagefs-skeleton being placed in a different location:

$ mkdir /home/cagefs-skeleton
$ ln -s /home/cagefs-skeleton /usr/share/cagefs-skeleton

On cPanel servers, if you will be placing skeleton into /home directory, you must configure the following option in:
cPanel WHM WHM -> Server Configuration -> Basic cPanel/WHM Setup -> Basic Config -> Additional home directories
Change the value to blank (not default “home”)
Without changing this option, cPanel will create new accounts in incorrect places.
CageFS will automatically detect and configure all necessary files for:

鈥 cPanel
鈥 Plesk
鈥 DirectAdmin
鈥 ISPmanager
鈥 Interworx
鈥 PostgreSQL
鈥 LiteSpeed

Web interface to manage CageFS is available for cPanel, Plesk 10+, DirectAdmin, ISPmanager & Interworx. Command line tool would need to be used for other control panels.

Once you initialized the template you can start enabling users. By default CageFS is disabled for all users.

Cara Submite domain (blogger,WordPress,Joomla) ke banyak search engine

Cara Submite domain (blogger,WordPress,Joomla) ke banyak search engine

ketika kita memiliki domain atau sebuah website sangat penting sekali untuk mendaftarkan url / link domain kita ke search engine agar isi dari website kita terindeks oleh search engine seperti google, bing, yahoo dan yang lain nya, apalagi jika聽 website kita berupa blooger, wordpress atau joomla , sangat perlu sekali untuk men submite website kita. dan dapt juga meningkatkan SEO dari web kita.

langsung saja caranya sebagai berikut :

1. daftarkan domain / url web anda di

  • buka browser kemudian ketikan
  • setelah itu di area bagian Free Web Submission isikan web url, name dan e-mail address , serta ceklist agreement nya seperti gmabr di bwah ini :


  • kemudian klik tombol submite your site
  • kemudian nanti akan di kirimkan link activasi nya ke mail yang telah didaftarkan
  • login ke mail nya, cek di inbox / di junk mail , kemudian buka e-mail nya yang dari freesubmission lalu klik link aktivasi nya, nanti akan muncul bahawa e-mail nya sudha terverifikasi
  • klik tombol Submit YOur Site
  • tinggal di tunggu proses nya.

2. daftarkan domain / url web anda di http://

  • buka browser kemudian ketikan
  • setelah itu isi URL ( alamat website anda) , e-mail, name , phone, country dan capca kode nya, kemudian centang juga untuk agreement nya seperti gambar berikut :


  • kemudian ikuti petunjuk berikut nya.

semoga dapat membantu 馃檪