How to setting IP static in freebsd

go to file :

/etc/rc.conf

add this line

hostname=”sun.nixcraft.in”
# default vsnl router interface
defaultrouter=”202.54.1.200″
# Force 10Mbps for both public and private LAN interace
ifconfig_em0=”inet 10.20.110.2 netmask 255.255.255.192 media 10baseT/UTP mediaopt full-duplex”
ifconfig_em1=”inet 202.52.1.2 netmask 255.255.255.248 media 10baseT/UTP mediaopt full-duplex”
ifconfig_em0_alias0=”inet 10.20.1.226 netmask 255.255.255.0″
ifconfig_em0_alias1=”inet 10.20.1.227 netmask 255.255.255.0″
ifconfig_em0_alias2=”inet 10.20.1.228 netmask 255.255.255.0″
ifconfig_em0_alias3=”inet 10.20.1.229 netmask 255.255.255.0″
ifconfig_em0_alias4=”inet 10.20.1.230 netmask 255.255.255.0″

set nameserver in

/etc/resolv.conf

then reboot service

# /etc/rc.d/netif restart && /etc/rc.d/routing restart

Free BSD Linux

Free BSD Linux

freebsd

PENGERTIAN

FreeBSD adalah sebuah operating system nonkomersial yang biasa kita sebut freeware, gratisan.tetapi tidak semua yang gratisan itu kualitasnya lebih jelek dari yang berbayar, hal itu dibuktiin sama sahabat kita ini. Bahkan sebuah situs yang namanya tidak bisa disebutin membandingkan semua hal baik performance, security, kompabilitas de el el antara FreeBSD dengan linux (gratisan juga nih), memberikan angka memuaskan untuk 8 katagori ditambah 2 katagori standar buat FreeBSD, sedangkan linux cukup dengan 4 katagori memuaskan, 4 standar, dan 2 mengecewakan.

Jika dibandingkan dengan yang berbayar seperti vista, FreeBSD masih tetap unggul. 1994. FreeBSD merupakan sistem operasi open source yang tangguh untuk keamanan jaringan maupun server.

SEJARAH & PERKEMBANGAN

Sejarah munculnya FreeBSD berawal dari pengembangan system Operasi Unix yang dirancang oleh Ken Thompson dan Dennis Ritchie, peneliti dari AT&T Bell Laboratories. Selama pertengahan tahun 70an, Ken Thompson memperkenalkan UNIX ke University of California di Berkeley. Dan ketika University of California at Berkeley menerima source code ini (membeli dengan harga $400), co-creator Unix, Ken Thompson, tengah berkunjung ke salah satu fakultas. Melalui bantuannya yang konsisten, para periset dan mahasiswa, terutama Bill Joy (salah satu pendiri Sun Microsystem), berusaha mengembangkan source code Unix tersebut dan melahirkan apa yang disebut The Berkeley Software Distribution (BSD).

Dengan dukungan pendanaan dari DARPA (departemen pertahanan Amerika), Berkeley Computer System Research Group (CSRG) selanjutnya menjadi bagian penting dalam pengembangan Unix disamping Bell Labs. Bersamaan dengan Unix System V AT&T sendiri, BSD tumbuh menjadi salah satu dari dua flavor Unix mayor pada saat itu.

Faktanya, sistem Unix BSD berkembang lebih inovatif dari Unix System V. Ia lebih digemari oleh kalangan akademik dan institusi-institusi riset daripada perusahaan komersial.

FITUR FREE BSD

  • Networking (Jaringan)

TCP/IP FreeBSD stack mengambil dasar pada implementasi TCP/IP 4.2BSD yang sangat berkontribusi terhadap protokol TCP/IP. Selain itu FreeBSD juga mendukung IPv6, SCTP, IPSec, IPX, AppleTalk dan jaringan wireless.
Storage (Penyimpanan)

FreeBSD memiliki beberapa fitur atau kemampuan unik yang berhubungan dengan penyimpanan. Terdapat sebuah fitur bernama Soft update yang dapat menjaga filesystem tetap terintegrasi dan terhindar dari system crash. Hal ini dimaksudkan agar tak ada bagian kecil dari sistem yang tidak kompatibel satu sama lain yang menyebabkan crash di tengah jalan sehingga sistem akan selalu terpelihara dan tersinkron. Selain itu terdapat juga GEOM framework yang menyediakan fitur seperti RAID (level 0, 1, 3 saat ini Maret 2011), full disk encryption, dan sistem drive yang terpadu. Filesystem snapshots memperbolehkan sebuah image dari filesystem dibuat dengan cepat dan mudah. Gunanya adalah untuk melakukan backup terhadap filesystem manakala dibutuhkan. FreeBSD juga menyediakan filesystem ZFS sebagai alternatif filesystem UFS2. Sistem drive terpadu mirip seperti operating sistem turunan unix lain yaitu seperti sebuah pohon besar dengan setiap folder / file merupakan cabang dari folder utama yang disebut root.

  • Security (Keamanan)

FreeBSD menyediakan fitur-fitur keamanan seperti access control lists (ACLs), security event auditing, extended file system attributes, mandatory access controls (MAC). Fitur keamanan ini dikembangkan melalui proyek TrustedBSD. Proyek ini masih berlangsung dan sudah banyak extension yang telah diintegrasikan ke dalam FreeBSD.

Proyek ini juga mem-porting implementasi FLASK/TE NSA dari SELinux ke FreeBSD. Pekerjaan lain yang sedang berlangsung adalah pengembangan OpenBSM, sebuah implementasi open source dari Sun’s Basic Security Module (BSM) API dan audit log file format, yang mendukung sistem audit secara ekstensif. Proyek ini telah diintegrasikan ke dalam FreeBSD 6.2. Beberapa infrastruktur work in FreeBSD performed as part of the TrustedBSD Project has included SYN cookies, GEOM and OpenPAM.

  • Portability (Portabilitas)

FreeBSD telah di-porting ke berbagai arsitektur prosesor. The FreeBSD project membagi arsitektur ke dalam beberapa “tier” yang menggambarkan level dukungan terhadap sistem arsitektur tersebut. Hal ini dilakukan untuk kemudahan dalam dokumentasi dan pengembangan melalui arsitektur tersebut. Arsitektur Tier 1 adalah arsitektur yang lengkap dan telah didukung sepenuhnya. Arsitektur Tier 2 adalah proyek yang masih dalam tahap pengembangan dan masih berjalan saat ini. Arsitektur Tier 3 masih bersifat atau mungkin sudah tidak lagi dalam pengembangan (seperti arsitektur FreeBSD untuk DEC Alpha) dand arsitektur tier 4 yang tak didukung sama sekali.

Read More »