Teknologi ‘Awan’ di Pertemuan Pemimpin Dunia G20

Jakarta – Pertemuan pemimpin dunia G20 di Brisbane, Australia, sudah berlalu. Namun cerita di balik layar pertemuan tersebut masih muncul, termasuk soal penerapan layanan komputasi awan.

Acara yang juga diikuti oleh Presiden RI Joko WIdodo itu disebutkan sebagai acara G20 pertama yang menerapkan layanan cloud computing (komputasi awan).

Dimension Data — perusahaan di balik penyelenggara layanan cloud tersebut — menyediakan infrastruktur dan layanan jaringan wireless yang menghubungkan lebih dari 7.000 pemimpin dunia, anggota delegasi, dan media selama pertemuan berlangsung.

G20 adalah forum penting bagi kerjasama ekonomi internasional dan bagi para pengambil keputusan. Anggotanya terdiri dari 19 negara dan Uni Eropa, serta setiap tahunnya presiden G20 juga mengundang beberapa negara tamu untuk ikut berpartisipasi. Sektar 4.000 delegasi dan 3.000 media menghadiri pertemuan G2O.

Rodd Cunico, CEO Dimension Data Australia, mengatakan bahwa dengan menggunakan komputasi awan dalam menghadirkan layanan IT di forum Brisbane membutuhkan biaya rendah apabila dibandingkan menggunakan komputasi dan sistem penyimpanan konvensional.

Ditambah lagi dengan proses aktivasi dan kustomisasi yang sangat cepat yang tidak bisa diberikan oleh komputasi konvensional.

“Yang membuat event ini menarik adalah kami menghadirkan seluruh layanan berdasarkan penggunaan. Artinya tidak ada capital expenditure yang harus dikeluarkan oleh pemerintah, dan tidak ada aset terdepresiasi setelah acara selesai nanti,” jelas Cunico.

“Selama pertemuan berlangsung kami sistem komputasi awan kami memberikan akses lebih dari 700 thin client yang berlangsung secara bersamaan dari Melbourne Managed Cloud Platform (MCP) kami. Bahkan jika dihitung tingkat redundansinya dengan failover otomatis ke Sydney MCP kami, biayanya tetap lebih rendah jika dibandingkan hardware tipe konvensional,” lanjutnya.

Cunico mengatakan bahwa memberikan pengalaman tanpa henti bagi para peserta delegasi dan perwakilan media sangat penting bagi Australia selaku tuan rumah.

“Tujuan kami adalah memastikan ketika para pemimin dunia tiba di bandara Brisbane, mereka dapat segera melanjutkan tugasnya mengatur dunia tanpa terganggu masalah teknologi,” pungkasnya.

Infrastruktur jaringan G20 mencakup:

10.000 perangat bergerak
700 sesi desktop thin client secara bersamaan
300 wireless access points
220 ton hardware
2 Dimension Data Managed Cloud Platforms
112 personil Dimension Data
14,000 jam kerja
70 km penggunaan kabel
2 km duct tape

sumber : http://inet.detik.com/read/2014/11/30/083903/2763061/319/teknologi-awan-di-pertemuan-pemimpin-dunia-g20