Punya Prosesor Sendiri, Rusia Tendang Intel & AMD

Jakarta – Rusia berniat mengembangkan sendiri prosesornya. Meski disebut bakal mengandalkan arsitektur prosesor yang berbeda, Kabar ini pun berpotensi mengancam eksistensi Intel dan AMD di negara tersebut.

Tak seperti prosesor Intel dan AMD yang menggunakan arsitektur x86, Rusia memang dikatakan lebih memilih menggunakan arsitektur ARM.

Namun alasan pengembangan prosesor tersebut adalah untuk digunakan pada seluruh perangkat komputer yang digunakan oleh badan pemerintahan dan BUMN di negara dengan julukan Beruang Merah ini.

Di pemerintahan dan BUMN, memang saat ini didominasi oleh prosesor besutan Intel dan AMD, inilah yang disebut-sebut menjadi ancaman bagi kedua produsen prosesor tersebut.

Baikal, demikian sandi pengembangan prosesor yang akan mengusung arsitektur ARM Cortex-A57. Artinya prosesor ini juga akan mendukung komputasi 64 bit.

Selain itu prosesor ini bakal mengandalkan pabrikasi 28 nm dan memiliki kecepatan diatas 2 GHz. Seperti dilansir The Register, Selasa (24/6/2014), peruntukkannya adalah digunakan pada PC dan juga server.

Baikal diharapkan mampu menekan pengeluaran tahunan Rusia yang kerap membelanjakan sekitar USD 500 juta untuk membeli 700 ribu PC dan USD 800 juta untuk membeli 300 ribu server.

Sumber : http://inet.detik.com/read/2014/06/24/073626/2617191/317/punya-prosesor-sendiri-rusia-tendang-intel–amd?i992202105