Tenggelam 2 Tahun, Kamera Ini Masih Awet Simpan Foto

Jakarta – Jika sebuah kamera digital yang tidak didesain untuk tahan air jatuh ke dalam laut, apa yang biasanya terjadi? Kameranya berikut foto-fotonya kemungkinan besar akan rusak.

Mungkin itu juga yang terpikir oleh Paul Burgoyne saat kameranya jatuh ke laut, bersama dengan kapal yang ia tumpangi di tahun 2012. Kapal bernama Bootlegger itu tenggelam saat Burgoyne melakukan perjalanan sejauh 500 kilometer dari Vancouver ke Tahsis, British Columbia.

Seperti yang detikINET kutip dari CBC News, Selasa (27/5/2014), kamera milik Burgoyne itu ditemukan dua tahun kemudian oleh Isabelle M. Côte;. Ia adalah Profesor dari Simon Fraser University yang sedang melakukan penelitian di Aguilar Point, British Columbia.

Kamera yang ditemukan di kedalaman 12 meter itu memang sudah tak karuan bentuknya. Memory card yang terpasang di kamera itu adalah Lexar Platinum II berkapasitas 8GB, dan saat menghubungkan memory card tersebut ke komputer, ternyata foto-foto yang ada di dalamnya masih tersimpan dengan baik.

Cote memposting foto yang ada di dalam memory card tersebut ke Twitter dengan harapan bisa mengembalikan kartu memori tersebut ke pemilik aslinya.

Lalu foto tersebut itu dilihat dan dikenali oleh seorang anggota penjaga pantai Bamfield. Ia adalah salah satu anggota penjaga pantai yang dulu menolong Burgoyne saat kapalnya tenggelam. Ia juga yang kemudian memberi tahu sang pemiliknya mengenai keberadaan memory card tersebut.

Sumber : http://inet.detik.com/read/2014/05/27/143636/2593347/1277/tenggelam-2-tahun-kamera-ini-masih-awet-simpan-foto?i992202105

Starting exim: /bin/bash: line 1: 14341 File size limit exceeded/usr/sbin/exim -bd -q1h – exim can’t start

Problem :

ga bisa ngirim mail lewat mail client / webmail ( squrle/rouncube) >> smtp problem / not connected

kalo di server : ketika restart service exim muncul nya

Starting exim: /bin/bash: line 1: 14341 File size limit exceeded/usr/sbin/exim -bd -q1h – exim can’t start

kalo ngecek isi queue ( exim -bpc)

File size limit exceeded (core dumped

SOlusi :

biasanya file exim_mainlog nya kegedean ( limited) >> hapus saja

trus coba restart exim nya

IndonesianCloud Disokong Data Center Tier 4

Jakarta – VMware mengumumkan bahwa IndonesianCloud telah memperkuat solusi cloud miliknya dengan menempatkan infrastruktur, yang menggunakan teknologi VMware vCloud, di dalam data center Tier 4 yang memiliki tingkat keamanan tinggi.

Fasilitas baru ini tersedia untuk pelanggan yang memerlukan layanan cloud kelas enterprise dengan kebutuhan untuk menjalankan beban kerja yang bersifat mission-critical.

Terletak di Cibitung Industrial Estate, Jakarta, investasi baru ini memperkuat tujuan IndonesianCloud untuk memberikan standar level kelas dunia yang terbaik ke pasar Indonesia, sehingga memungkinkan untuk bersaing dengan penyedia global lainnya dalam hal kualitas dan kehandalan fasilitas.

“Kami menggabungkan data center kelas Tier 4 dengan teknologi VMware untuk memberikan penawaran kepada pelanggan dengan tingkat keamanan berkelas enterprise serta infrastruktur kompatibel, dan juga memberikan kemudahan untuk memindahkan beban kerja ke private, public, dan hybrid cloud,” Reza Kertadjaja, Chief Operating Officer IndonesianCloud

“Dengan layanan Cloud.Compute dari IndonesianCloud, pelanggan dapat menghindari risiko dan ketidakpastian dari public cloud, melalui layanan infrastruktur yang tangguh dan aman, transparan, untuk meningkatkan kelincahan IT,” lanjutnya, dalam keterangan tertulis, Minggu (25/5/2014).

Sebagai member kelas enterprise dari VMware Service Provider Program (VSPP), IndonesianCloud menyediakan layanan VMware vCloud Powered sebagai satu set layanan cloud computing untuk seluruh platform, mendukung sekumpulan besar aplikasi yang ada dan menawarkan mobilitas aplikasi khusus yang unik dari VMware.

Selain itu, program VMware vCloud Credits memungkinkan pelanggan untuk membeli secara kredit layanan cloud dari vCloud Powered provider terkemuka, seperti IndonesianCloud, langsung dari VMware atau dari reseller VMware.

“Program VMware vCloud® Powered dikembangkan untuk mitra provider kami untuk membedakan diri mereka dan membantu membawa layanan cloud kelas enterprise mereka ke market di dalam ekosistem yang kompetitif ini,” imbuh Andreas Kagawa, Country Manager VMware Indonesia.

SUmber : http://inet.detik.com/read/2014/05/25/133202/2591862/319/indonesiancloud-disokong-data-center-tier-4?i992202105

Seperti Apa Kecanggihan Browser di Masa Depan?

Wroclaw, Polandia – Jika dilihat dari sejarahnya, browser yang saat ini ada sudah jauh lebih canggih dari beberapa tahun silam. Lantas, kira-kira seperti apa browser di masa mendatang?

Menurut Krystian Kolondra, Senior Vice President of Products Opera Software, browser akan terus berubah mengikuti perkembangan zaman. Contoh, dulu awal browser hanya dibuat untuk mengakses internet yang hanya memiliki konten teks tanpa gambar.

Kemudian browser dibuat lebih canggih dengan bisa menampilkan gambar, animasi, bahkan video. Dan akhirnya browser pun juga ikut beradaptasi dengan perangkat baru yang mulai bermunculan.

“Dulu kursor pada Opera Mini mungkin sangat membantu, tapi sekarang sepertinya sudah tidak diperlukan,” kenang Kolondra, saat ditemui detikINET di kantor Opera di Wroclaw, Polandia.

Ke depannya pun demikian. Kolandra menilai bahwa interface browser terus berubah, contohnya bisa dilihat dari Opera Coast yang dirilis untuk iPad dan iPhone. Browser tersebut menawarkan sistem navigasi yang dioptimalkan dengan sentuhan.

Selain dari sisi antarmuka kemampuan browser pun akan meningkat. Kolondra memprediksi bahwa browser masa depan bisa memprediksi apa yang pengguna inginkan saat ingin membuka suatu situs.

Selain itu di masa mendatang browser juga akan menawarkan fungsi sinkronisasi antara perangkat yang lebih mudah.

Sumber : http://inet.detik.com/read/2014/05/22/132538/2589493/398/seperti-apa-kecanggihan-browser-di-masa-depan?i992203105

Cyber Crime Makan Korban 12 Orang Tiap Detik

Jakarta – 12 orang menjadi korban kejahatan di dunia maya setiap detiknya atau hampir 400 juta setiap tahun dengan kerugian sekitar USD 113 miliar. Parahnya, Indonesia merupakan negara yang paling sering mendapat serangan cyber.

Demikian dikatakan Regional Director IPR dan Digital Crimes Unit Microsoft Asia Pasifik Keshav S Dhakad mengutip laporan Norton Report 2013. Menurutnya, Indonesia adalah negara selain Tiongkok yang paling sering mendapatkan serangan cyber dibandingkan negara lain.

“Dunia usaha adalah salah satu yang menjadi incaran cyber crime dan kerugiannya bisa mencapai jutaan dolar. Malah ada satu komunitas di luar sana yang sengaja mencuri mulai informasi data hingga materi,” tutur Keshav di Hotel Mulia, Jakarta, Selasa (20/5/2014).

Dia pun memberi saran penting agar para pelaku usaha dan konsumen di Indonesia mengenali resiko ini dan memastikan mereka meninjau dan mengaudit sistem IT dan perangkat lunak secara regular

“Di Microsoft kita mempunyai tim cyber security yang menjaga serangan tersebut. Demi layanan cloud untuk keselamatan pelanggan dan data secara perlindungan total,” Keshav menandaskan.

Sumber : http://inet.detik.com/read/2014/05/20/171018/2587470/323/cyber-crime-makan-korban-12-orang-tiap-detik?i992202105